6 Cara Investasi Saham Bank BCA Terbaru

Sebelum membaca cara investasi saham Bank BCA, anda harus memahami terlebih dahulu apa itu saham. Saham merupakan surat yang menjadi bukti bahwa seseorang memiliki bagian modal suatu perusahaan.

Saat ini jika anda ingin menjadi bagian dari pemilik perusahaan besar di Indonesia, bisa dibilang bukan suatu hal yang langka. Hanya dengan melalui pembelian saham, maka secara otomatis anda merupakan bagian pemilik perusahaan tersebut. Cara Investasi Saham Bank BCA

Apalagi dengan adanya perkembangan teknologi seperti saat ini membuat transaksi saham semakin mudah dan cepat. Hanya dengan menggunakan handphone dan koneksi internet, siapapun bisa membeli saham kapanpun dan dimanapun.

Saham BCA merupakan saham pilihan yang tepat untuk meraup keuntungan. Saham BCA sendiri merupakan salah satu contoh saham blue chip yang sudah terekomendasi. Bank BCA juga merupakan emiten dengan pembagian dividen terbesar di tahun 2021. Lalu bagaimana cara investasi saham Bank BCA ?

Ketika ingin melakukan investasi, hal pertama yang harus anda lakukan adalah membuka rekening efek dan rekening dana nasabah (RDN).

Cara investasi saham Bank BCA Melalui Aplikasi

Cara investasi saham Bank BCA sangatlah mudah karena bisa anda lakukan secara online melalui aplikasi investasi saham yang pastinya sudah resmi terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yaitu dengan menggunakan aplikasi Stockbit.

Akan tetapi sebelum log in ke aplikasi Stockbit pastikan akun sudah terdaftar terlebih dahulu. Oke, langsung saja simak cara investasi saham Bank BCA berikut ini.

  • Buka aplikasi Stockbit di handphone
  • Patikan saldo RDN anda cukup untuk melakukan pembelian saham Bank BCA. Apabila saldo tidak cukup, lakukan pengisian terlebih dahulu. (Pembelian minimal 1 lot = 100 lembar)
  • Kemudian klik menu “search” dengan keyword BBCA
  • Klik tombol “buy”
  • Masukkan harga pembelian serta jumlah lot sesuai dengan yang ingin anda beli
  • Terakhir, klik “buy” dan konfirmasi

Aplikasi Stockbit ini, tidak hanya untuk melakukan transaksi pembelian saham saja. Akan tetapi anda juga bisa belajar investasi gratis.

Apabila anda belum memiliki akun Stockbit, segera daftarkan sekarang juga. Proses pendaftarannya pun sangat mudah dan cepat. Disamping tidak ada minimum deposit, tanpa biaya bulanan, dan anda juga bisa mendapatkan tool pro.

Namun, perlu anda ketahui dalam investasi saham tidak selalu memberikan keuntungan. Bagi anda yang baru memulai investasi saham, tentunya anda juga harus memahami adanya kerugian saham. Berikut ini merupakan beberapa resiko dalam investasi saham

Tidak Mendapatkan Dividen

Anda harus memahami bahwa harga saham fluktuatif. Terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi kondisi ini diantaranya nilai tukar rupiah terhadap mata uang asing dan kondisi keuangan negara.

  • Capital Loss

Capital loss ini merupakan kerugian dari selisih menjual saham dengan nilai lebih rendah dari harga beli.

  • Risiko Likuiditas

Ketika perusahaan bangkrut, maka para pemegang saham memiliki hak aset perusahaan. Namun apabila tidak ada aset yang bisa dibagikan, maka pemegang saham tidak mendapatkan apapun dari likuidasi.